Sepeda


Banyak orang mengklaim mempunyai andil dalam penemuan sepeda pertama. Jawaban atas pertanyaan tersebut sering tergantung pada kebangsaan yang Anda tanya; orang prancis mengklaim Prancis, Skotlandia klaim Skotlandia, Inggris seorang Inggris, dan Amerika sering mengklaim bahwa penemu sepeda adalah orang Amerika. Sejak awal 1990-an Konferensi Internasional Sejarah Bersepeda, dengan Sejarah prosiding Cycle (San Francisco), telah bekerja untuk melewati jingoisme tersebut. Pemahaman kami pada sejarah sepeda menunjukkan bahwa banyak orang menyumbang ide dalam perkembangan sepeda. Pada 1418 Giovanni Fontana membangun kendaraan darat pertama bertenaga manusia -yang memiliki empat roda dan menggunakan tali yang disatukan terhubung melalui roda gigi ke roda. Sedangkan beberapa artikel merujuk kepada sebuah sketsa sepeda yang diakui buatan Gian Giacomo Caprotti, seorang murid Leonardo Da Vinci sekitar tahun 1490-an. Namun keotentikan sketsa ini masih diragukan, dan diteliti oleh pihak sejarah dan kebudayaan Italia. Pada tahun1791 Comte de Sicrac dikaitkan dengan membangun “celerifer” konon disebut juga dengan ”hobby horse”. Pada tahun1817 Baron von Drais menemukan ”walking machine” yang akan membantunya mengelilingi sekitar taman kerajaan lebih cepat: dua roda yang sama ukurannya, satu di depan satu dibelakang dipasang dalam frame yang terdapat tempat duduk (sadel) dan sudah mempunyai kemudi. Perangkat ini dijalankan dengan mendorong kaki Anda terhadap tanah, sehingga perangkat maju dan meluncur berjalan. Mesin menjadi dikenal sebagai Draisienne ini merupakan modifikasi dari hobby horse. Itu seluruhnya terbuat dari kayu. Model ini ini hanya menikmati popularitas sebentar, dianggap hanya untuk iseng-iseng tidak praktis untuk transportasi . Von Drais mematenkan ciptaannya pada tahun 1818, dan kemudian lebih dikenal lagi dengan nama Velocipede. Baru pada 1839, Kirkpatrick MacMillan, pandai besi kelahiran Skotlandia, membuatkan “mesin” khusus untuk sepeda. Tentu bukan mesin seperti yang dimiliki sepeda motor, tapi lebih mirip pendorong yang diaktifkan engkol, lewat gerakan turun-naik kaki mengayuh pedal. MacMillan pun sudah “berani” menghubungkan engkol tadi dengan tongkat kemudi (setang sederhana). Sedangkan ensiklopedia Britannica.com mencatat upaya penyempurnaan penemu Prancis, Ernest Michaux pada 1855, dengan membuat pemberat engkol, hingga laju sepeda lebih stabil. Makin sempurna setelah orang Prancis lainnya, Pierre Lallement (1865) memperkuat roda dengan menambahkan lingkaran besi di sekelilingnya (sekarang dikenal sebagai pelek atau velg). Lallement juga yang memperkenalkan sepeda dengan roda depan lebih besar daripada roda belakang. Namun kemajuan paling signifikan terjadi saat teknologi pembuatan baja berlubang ditemukan, menyusul kian bagusnya teknik penyambungan besi, serta penemuan karet sebagai bahan baku ban. Namun, faktor safety dan kenyamanan tetap belum terpecahkan. Karena teknologi suspensi (per dan sebagainya) belum ditemukan, goyangan dan guncangan sering membuat penunggangnya sakit pinggang. Setengah bercanda, masyarakat menjuluki sepeda Lallement sebagai boneshaker (penggoyang tulang). Sehingga tidak heran jika di era 1880-an, sepeda tiga roda yang dianggap lebih aman buat wanita dan laki-laki yang kakinya terlalu pendek untuk mengayuh sepeda konvensional menjadi begitu populer. Trend sepeda roda dua kembali mendunia setelah berdirinya pabrik sepeda pertama di Coventry, Inggris pada 1885. Pabrik yang didirikan James Starley ini makin menemukan momentum setelah tahun 1888 John Dunlop menemukan teknologi ban angin. Laju sepeda pun tak lagi berguncang. Penemuan lainnya, seperti rem, perbandingan gigi yang bisa diganti-ganti, rantai, setang yang bisa digerakkan, dan masih banyak lagi makin menambah daya tarik sepeda. Sejak itu, berjuta-juta orang mulai menjadikan sepeda sebagai alat transportasi, dengan Amerika dan Eropasebagai pionirnya. Meski lambat laun, perannya mulai disingkirkan mobil dan sepeda motor, sepeda tetap punya pemerhati. Bahkan penggemarnya dikenal sangat fanatik.

http://www.ibike.org/library/history-timeline.htm

http://www.pedalinghistory.com/PHhistory.html

http://en.wikipedia.org/wiki/History_of_the_bicycle

Akhirnya kesampaian juga beli Sepeda,  setelah terakhir kali naik sepeda kira-kira 10 tahun yang lalu.  Ada rasa kanggen ngegowes sepeda. Dulu wak tu masih di SD sampe SMA kalau kemana-mana naek sepeda kalo nggak kendaraan umum (maklum belum punya motor). Kalau dipikir-pikir lebih banyak keuntungan naik sepeda daripada motor. Pertama kita bisa sekaligus berolah-raga. Kedua kita bisa menghemat bahan bakar dari Fosil. Ketiga kita membantu mengurangi pencemaran lingkungan. keempat hemat biaya BBM. Kelima hemat biaya parkir ( malah di beberapa mall sepeda parkirnya gratis).

Selain itu kalau liat jalanan muak melihat banyaknya kendaraan bermotor yang lalu-lalang, apalagi motor. Banyak para pengendara motor yang dengan seenaknya memacu motornya tanpa mempedulikan pengguna yang lain. Alhasil Angka kecelekaan motor pun tinggi. Mereka menganggap bahwa merekalah yang paling benar, serobot kanan serobot kiri, terjang lampu merah dsb, bikin tambah macet aja.

Setelah dipikir-pikir baca referensi sana sini akhirnya menjatuhkan pilihan pada sepeda jenis hybrid yang menurut saya paling cocok buat medan yang akan sering dilalui, dipilihlah Polygon heist 1.0 2001 yang merupakana hybrid termurah keluaran Polygon.

spec

MODEL NAME HEIST 1.0

TYPE HYBRID – SHIMANO TOURNEY 21sp

SIZE 43

COLOR SILVER

FRAME ALUTECH HYBRID

FRAMEFORK HI-TEN TREKKING

FORKHANDLEBAR

STEELSTEM STEEL

HEADSET POLYGON

SADDLE POLYGON

SEATPOST POLYGON SSX ALLOY

CHAINWHEEL SR XCC 48Tx38Tx28T

BOTTOM BRACKET CARTRIDGE SEALED BEARING

CHAIN KMC Z50CASSETTE SPROCKET/FREEWHEEL SHIMANO TOURNEY 14-28T

SHIFTING LEVER SHIMANO – RAPID SHIFTER

BRAKE LEVER SHIMANO

FRONT DERAILLEUR SHIMANO TOURNEY

REAR DERAILLEUR SHIMANO TOURNEY

FRONT BRAKE ALLOY V-BRAKE

REAR BRAKE ALLOY V-BRAKE

PEDAL ALLOY

TYRE 700x38C

TUBE AV VALVE

RIM ALLOY SINGLE WALL

SPOKE STEEL

FRONT HUB STEEL 36H

REAR HUB STEEL 36H

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 179 other followers